Sejak2004, ia memang sudah melayani pemesanan dari luar negeri namun dalam skala kecil. Adapun jenis spesies kelinci yang dikembangkan berasal dari bibit yang diimpor langsung dari sejumlah negara di Eropa dan Amerika Serikat. Kelincimampu memanfaatkan pakan hijauan dengan sedikit konsentrat. Kelinci salah satu ternak alternatif berpotensi besar sebagai penyedia daging. Itulah garis besar dari dialog dengan Dr Yono Cahyono Rahardjo M.Sc Agr, pakar nutrisi dan ternak kelinci Universitas Gajah Mada Jogjakarta, Jumat (19/2). BATU( - Komunitas peternak kelinci Cakaradhara Malang Raya, Sabtu ( 8/1/2022) menggelar kontes kelici hias bergengsi berataraf internasional dihelat di Hotel Asida, Jalan Panglima Sudurman , Kota Batu. Kontes kelinsi hias dengan mengusung tagline,' Benar-benar Rabbit Show-Ngopi Geden ,' tersebut. Digagas Cakradhara yang merupakan komunitas peternak kelinci dengan pusat Padadasarnya setiap makhluk hidup, termasuk aneka ternak (kelinci, itik, puyuh, dan merpati), memiliki sistem pertahanan tubuh alami melalui kerja beberapa organ di dalam tubuhnya. Meski begitu, kita sebagai peternak juga harus mengembangkan sistem pertahanan di luar tubuh aneka ternak (kelinci, itik, puyuh, dan merpati). Alhamdulilah, setelah kirim ke sejumlah kota, provinsi, dan pulau di Indonesia, kini saya di percaya breeder luar negeri untuk kirim ke Singapura, Thailand, dan Malaysia," ungkap Dian, Kamis (18/11/2021). Pria yang juga berprofesi sebagai seorang jurnalis di Kota Batu ini menguraikan bahwa sebenarnya merawat kelinci tidaklah sulit. S9hjJoN. - Para peternak kelinci di Kebumen bakal dilatih mengembangkan hasil usaha ternaknya agar mampu naik kelas untuk diekspor ke luar negeri. Hal itu dibahas dalam pertemuan jajaran pegawai Badan Karantina Pertanian Cilacap bersama Bupati Arif Sugiyanto di Pendopo Kabumian, Kamis 24/2. Doktor Mujiatun yang mewakili Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani Badan Karantina Pertanian mengatakan, peternakan kelinci di Kebumen sebenarnya memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan lebih besar, sehingga mampu menembus pasar ekspor. "Maksud kedatangan kami ke sini tidak lain untuk mengajak bagaimana peternak kelinci di Kebumen bisa maju dengan meningkatkan hasil ternaknya, dan bisa diolah menjadi produk makanan yang bisa diekspor," ujarnya. Dalam audensi bersama Bupatu pihaknya mempertemukan para eksportir dengan peternak kelinci di Kebumen. Harapannya mereka bisa saling belajar dan bertukar pikiran tentang pengembangan usaha ternak kelinci. "Mereka akan diajari bagaimana cara ekspor, prosedurnya seperti apa, berserta turunannya," ujarnya. Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Cilacap pada hari yang sama juga sudah menggelar kegiatan bimbingan teknis akselerasi ekspor ekspor kelinci dan produk turunannya, di Grand Kolopaking Hotel Kebumen dengan menghadirkan para peternak kelinci. Mujiatun menjelaskan mengenai persyaratan teknis karantina kelinci dan produk asal kelinci dari Indonesia, persyaratan tujuan, ketertelusuran genetik serta pentingnya koordinasi yang baik antar instansi. “Terkait lalu lintas ekspor dan impor, Karantina Pertanian bertugas memberikan jaminan kesehatan kelinci, tindakan karantina, pemenuhan langkah-langkah ketertelusuran dan pemenuhan persyaratan negara tujuan,” tutur Mujiatun. Sementara itu, Bupati Arif Sugiyanto mengatakan, pihaknya mendukung upaya Badan Karantina Pertanian untuk melakukan pembinaan terhadap peternak kelinci agar bisa semakin maju. Menurut Bupati masyarakat memang perlu diberi pemahaman bahwa daging kelinci itu halal dan enak dikonsumsi. "Daging kelinci itu enak ya, kemarin kita juga coba makan sate kelinci di Adimulyo. Jadi kelinci ini bisa jadi alternatif makanan sehat masyarakat pengganti ayam, dan ikan. Sehingga perlu dikembangkan agar produk olahannya bisa tembus ekspor," jelas Bupati. Dwi Astuti selaku Kepala Karantina Pertanian Cilacap mengatakan bahwa dengan kegiatan ini diharapkan peternak kelinci terutama di Kab. Banyumas, Cilacap dan Kebumen dapat memahami persyaratan karantina hewan, prosedur ekspor hewan, dan dapat mulai mengekspor kelinci dan produk turunannya. Diketahu, berdasarkan data IQFAST Badan Karantina Pertanian tahun 2019, ekspor kelinci tercatat sebanyak 975 ekor. Kenaikan 31% ekspor di tahun 2020 menjadi ekor dengan nilai Rp. 213,6 juta. Tahun 2021 sebanyak ekor. Peminat kelinci Indonesia yaitu Singapura, Malaysia, Myanmar, Pakistan, Filipina, Jepang, Korea selatan, Belgia, dan Inggris. al/dp

peternakan kelinci di luar negeri